Selasa, 03 Maret 2015

Mengejutkan, Di dalam Patung Budha Ini Ternyata Manusia



Mumi dalam patung Budha.
Biasanya peninggalan ataupun patung-patung yang berasal dari peninggalan zaman dahulu, terbuat dari tanah liat yang dibakar agar awet. Dan biasanya, peninggalan patung digunakan di dalam kuil atau bangunan kuno.


Patung biasa disembah, dan menjadi perwujudan Tuhan atau Dewa. Namun kali ini ilmuwan dibuat terkejut oleh penemuan patung Budha, yang datang dari abad ke 11 atau ke 12.

Pasalnya, di dalam patung budha tersebut ternyata ada mumi seorang biksu, yang entah disengaja atau tidak terbungkus menjadi patung. Tentunya penemuan ini sangat berbeda dengan penemuan artefak atau patung pada umumnya.

Studi untuk menguak patung ini dipimpin oleh Erik Bruijn yang juga seorang ahli agama Buddha. Ia mengatakan jika mumi tersebut adalah seorang master Buddha Liuquan, yang berasal dari Sekolah Meditasi Cina.

Dalam sebuah CT scan dan endoskopi yang dilakukan oleh Drents Museum di liku Medical Centre di Belanda. Menguak misteri di dalam patung Budha tersebut.

Sementara itu, diketahui sebelum scan dilakuak, mumi yang berada di dalam patung tersebut tidak diketahui, sampai peneliti menemukan bahwa ada organ biarawan yang telah diawetkan dalam sebuah petunjuk kolosal.

Sebuah gulungan catatan kertas dalam tulisan Cina, juga ditemukan bersama biksu itu.

Setelah scan, mumi dibawa ke Budapest, di mana ia akan dipamerkan di Natural History Museum Hungaria sampai Mei 2015 mendatang.

Banyak umat Buddha yang percaya bahwa mumi seperti, master Buddha Liuquan tidak benar-benar mati, tetapi dia sedang bermeditasi, menurut International Business Times.

Pada bulan Januari lalu, juga terdapat sisa-sisa mumi seorang pria, yang tampaknya sedang bermeditasi dalam posisi lotus yang ditemukan di Mongolia.

Peninggalan manusia tersebut, diyakini berusia sekitar 200 tahun dan diawetkan dalam kulit binatang.

Spekulasi awal adalah bahwa mumi tersebut adalah guru Lama Dashi-Dorzho Itigilov. Dashi-Dorzho Itigilov, lahir pada tahun 1852, adalah Buryat Buddha Lama dari tradisi Buddha Tibet.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar